Setelah 4 Hari

July 9th, 2008 by blabla

Ya, setelah 4 hari MPASI akhirnya………………….. Damar pup juga he he he. Penting ya? Oh ya, sangat. Ibu dah ketar-ketir aja, Damar kok ga pup-pup juga sejak hari Minggu yang juga merupakan hari pertama Damar maem bubur susu. Rabu sore, setelah perut Damar dipijit-pijit, kakinya disuruh ‘ngobeli’ (Damar menganggap ini sebagai permainan dan dia ketawa-tawa hihihih) hasilnya…. Damar cuma pipis heu. Ibu memutuskan, besok berhenti makan sereal, mulai dikenalin pepaya.

Kamis dini hari sekitar jam 2 kurang Damar bangun, melek lebar-lebar. Kayak gelisah. Ibu pijit-pijit lagi perutnya eh dia malah mau tengkurep melulu. Ya udah aku elus-elus aja punggungnya. Eh abis itu dia kentut-kentut melulu. Naaaa ini dia saatnya, pikir ibu. Aku balikkan lagi badannya, trus kupijit-pijit lagi perutnya. Damar mulai ngeden-ngeden dan akhirnya dia pup juga, tepat jam 2 dini hari… la kok kayak ibu waktu pertama kontraksi yak, mulai jam 2 dini hari :D.
Banyak banget pupnya he he he. Bentuknya udah gelondongan panjang gitu, tapi yang setelahnya cair. Maaf maaf ya… ini mengomongkan hal yang enak-enak gini hihihih. Pupnya ga terlalu santai, pake ngeden-ngeden, tapi keluarnya lancar dan bentuknya ga keras. Damarnya juga ga tampak kesakitan atau menangis. Baunya bau beras pandanwangi, wangi bener lah ha ha. Warnanya kok masih kuning keemasan yak.

Pokoknya ibu bahagiaaaa banget. Paginya Damar ibu masakin bubur susu lagi, sekarang pake beras merah. Ga jadi maem pepaya. Ibu pengin Damar ngicipin kabocha dulu he he he, bapak dan ibu penasaran banget sama si kabocha. Kabocha cha kabocha!!

Damar 6m

July 6th, 2008 by blabla

Dua minggu belakangan adalah minggu-minggu yang berat bagi ibu dan Damar. Pertama ibu diserang radang tenggorokan hingga terbaring selama tidak kurang dari 3 hari. Sakit ibu dilanjut batuk pilek. Di hari yang ke-enam sakitnya ibu, badan Damar mulai anget-anget. Dan sore harinya hidungnya meler :’(. Di hari yang ketujuh, sewaktu Damar belum pulih benar, Damar harus melewati perjalanan panjang Bandung - Jogja. Pipi Damar sampai anyep-anyep karena terpapar udara berpendingin di gerbong Lodaya :’(.
Sampai di Jogja, Damar setiap siang sekitar jam 2-an pasti rewel. Sebabnya adalah hawa yang panas banget. Damar ga suka hawa panas, badan lengket. Damar suka yang seger-seger, sejuk-sejuk. Sebisa mungkin cepat-cepat ibu mandiin sehingga Damar bisa tersenyum lega dan bobok dengan nyaman.
Di Jogja Damar juga terkena mencret :’(. Mungkin Damar seperti ibu, ga kuat AC he he. Klo kena AC perut jadi rewel.
Berat bagi Damar, berat bagi ibu. Banyak kerabat bilang, "anak kok nangisan." Ada lagi yang nambahin, "anakmu kok nangisan, ngidam apa dulu?" Ada juga yang bilang, "mbak kasian anaknya, mbok dikasih makan." Ada lagi, "mbok dikasih makan, anaknya lincah gini, ASI-nya nggak cukup." Dan lain-lain yang lama-lama membuat ibu sakit hati. Ibu selalu memikirkan dan mengusahakan yang terbaik bagi Damar… Dan sudah sekian lama bapak dan ibu merencanakan hari Sabtu lalu adalah MPASI pertama Damar. Tapi omongan orang-orang itu bikin ibu pundung aja. Kessssseeeellll !!!
Sabtu sore sampai Bandung lagi. Ibu setres karena breast pump ketinggalan di taksi di Jogja. Dapat gantinya lagi baru Minggu sore. Akibatnya stok ASIP buat Damar untuk hari Senin cuma 320ml. Biasanya Damar minum ASIP sekitar 560ml. Apa yang terjadi terjadilah :”(. Bapak udah sedia Morinaga Chil Mil (atau entah apa itu :’() di rumah. Ibu sampai nangis karena ngerasa ibu sudah berjuang keras untuk ngasih ASI ke Damar tapi asa kurang dihargai orang-orang. Ntah yang bilang kasian Damar kurang makan lah, ditambahin formula aja kasian anaknya lah… Damar beratnya normal, pipinya cempluk ipel-ipel. Lincah anaknya dan sehat. Tapi kenapa ASI-ku terus yang disalah-salahin.
Oh ya, hari Minggu (Damar 6m1d) Damar mulai makan MPASI. Sebenarnya mau ibu mulai hari Sabtu. Tapi Sabtu masih di perjalanan Jogja - Bandung. Alhamdulillah Damar makan bubur susu brown rice nya dengan lahap. Malah ga sabaran mulutnya dimaju-majuin pengin disuapin cepat-cepat. Lucu sekali!! Buburnya kemana-mana dari hidung sampai leher, tapi Damar menikmati sekali acara makan buburnya. Agak disembur-sembur sih, tapi tiap disembur ibu masukin lagi ke mulutnya dan bubur dengan porsi 1 sendok makan itu ludes. Sorenya ibu kasih lagi 1.5 sendok makan dan licin tandas. He he, moga-moga porsinya ga kebanyakan ya. Untuk antisipasi, ibu juga kasih minum air putih lumayan banyak. Moga-moga ga sembelit.
O iya lagi, di perjalanan Jogja - Bandung Damar enjoy banget… Naiknya Lodaya bisnis. Damar tidur terus. Dan waktu melek paling-paling dia minta minum trus lunjak-lunjak sambil tebar-tebar pesona. Orang-orang bilang, "wah sumeh-e…" Capek lunjak-lunjak dia tidur lagi.
Damar juga kayaknya sudah hafal dengan ‘rumahnya’. Sesampai di Bandung dia tiduran golar-goler di kasur mininya. Gulang-guling, ketawa-ketawa, mata ceria, sambil sedikit geleng-geleng kepala. Hi hihihi, ibu seneng banget liatnya. Damar dah ga rewel lagi, badan ga anget, dan sejauh ini belum pup lagi yang artinya dah ga mencret lagi. Alhamdulillah. Sehat-sehat anakku sayang!

Ini dia Samuel Lamott

June 19th, 2008 by blabla

Setelah membaca Operating Instructions-nya Ms Anne Lamott aku jadi penasaran banget pengin liat Sam, si mata biru bundar yang pintar. Search di google cuma dapat ini:
Samuel_lamott

Sam yang ‘udah gede’ dipangku Mama-nya.
Hmmm, ya beginilah klo cuma baca ebook, ga bisa liat foto Sam bayi di sampul bukunya. Kecil pun, ga jelas.
Oh ya, buku ini kurekomendasikan banget… tapi cuma buat ibu2 yang suka dark humor.
Buat mr krabs, lunas hutangku untuk ngisi inbox-mu dengan notifikasi baru dari prenster hi95x.

Mainan Baru dan Mewek

June 8th, 2008 by blabla

Lama yak ga posting di sini… aku sedang punya mainan baru di http://totspot.com/
Jadi bingung… klo semua jurnal tentang Damar dimasukin di sana, pasti blog prensterku jadi sepi deh :P. Ya wis, sekali ini posting di sini.
Ini tentang kebiasaan Damar mewek-mewek. Kata yanguti, Damar kalau mewek malah cakep…. banget. Damar mewek kalau:
1. Mau mik tapi dicuekin
2. Sedang bobok, denger kakak Faza nangis (tetangga depan rumah, umur 2 tahun)
3. Sedang bosan tapi dicuekin

Entah kenapa, kok lama-lama aku juga berpendapat sama. Aku sukaaaa sekali liat Damar klo sedang merajuk. Bibirnya itu mingkem tapi dilebar-lebarin, jadi tampak cakeeeeep banget. Mungkin ibu-ibu tetangga juga berpendapat sama… Wew, suatu hari mbak bercerita klo Damar kadang digodain ibu-ibu. Ibu-ibu itu sengaja bikin suara sedang nangis… "heee heee heee" gitu biar Damar ikutan mewek!! Hwaaa, jangan dong bu.. nanti anakku jadi anak cengeng hiks95x. Eeee tapi memang klo sedang mewek Damar nggemesin banget sih yak :D.

Howl Pendragon

May 28th, 2008 by blabla

is an Aquarian.
Read this, found this particular part:

Midsummer Day (21st June): Howl is 10,000 days old (139 days after his 27th birthday, which places his birthday on 2nd February) …

Ho ho ho…

Damar Tenang Menghadapi Kenaikan BBM

May 26th, 2008 by blabla

Sany0018small

Sany0019small

Damar 4m19d

May 25th, 2008 by blabla

Sabtu lalu Damar kontrol ke DSA dalam usia 4 bulan 19 hari. BB 6640 gram dan PB 66 cm, kenaikannya 3940 gram / 19 cm sejak lahir.
Damar disuntik DPT dan dikasih yang manis-manisnya vaksin Polio. Dokter dan suster kagum karena Damar enggak nangis sama sekali, "anak kuat yah…" demikian kata bu dokter.
Sejauh ini, Damar masih hobi gulang-guling (terlentang-tengkurap-terlentang-tengkurap sampai mentok benteng bantal/ibu). Sejak dia pintar nungging (mulai umur sekitar 4 bulan), teknik mlumahnya tidak lagi dengan cara membanting kepala dan bahu ke samping, tapi dengan cara membanting pantat ke samping he he. Dengan teknik nungging ini juga, Damar lebih mudah berkelana. Tidurnya mutar-muter ga karuan. Pernah malam-malam ibu bangun, kepala Damar sudah sampai karpet, wew!
Akhir-akhir ini Damar agak susah bobok, biasanya jam setengah 8 udah nyenyak, sekarang setengah 9 baru bobok. Entah kepanasan atau karena gusinya gatel? Tangannya sering digeget-geget. Waktu bapak ngasih Damar teether, dia menggigit-gigit teether-nya dengan lahap sambil matanya bolotot-bolotot. Hi95x lucunya! Sayang batere kamera sedang habis, ibu belum sempat memotret si foto model yang sedang gigit-gigit.

Lirik Burung Kutilang

May 21st, 2008 by blabla

Damar suka dinyanyiin lagu. Lagu apapun sebenarnya, kadang ibunya nyanyi wonder woman ala Mulan Jameela. Pernah juga ibu nyanyiin lagu "berdiri bulu romaku…" tapi pake kata kabocha di seluruh lagunya, he he, ga tau kena angin dari mana ibu nyanyiin lagu sejadul itu. Tentang kabocha, ibu sedang survey MPASI dan nemu lah kata kabocha itu yang ternyata bahasia Indonesianya labu kuning. Ah, versi bahasa Indonesianya kurang mengundang imajinasi. Ibu suka kata kabocha, kesannya bocah kecil yang lucuuu dan bermata sipit dari Jepang. Jadi ibu suka bilang kabocha… kabocha… sambil tepuk tangan ngagetin menghibur Damar.
Tapi paling sering mah… tetep nyanyiin lagu anak-anak. Masalahnya nih… karena long term memory ibu jelek… ibu sering mati gaya, lupa lirik di tengah lagu. Salah satu yang suka kebalik-balik liriknya adalah lagu Burung Kutilang. Damar mah ga peduli kayaknya mau liriknya kayak apa, tapi matanya nu bolotot (kata kang agus) membuat ibu jadi gelisah, serasa dihakimi oleh anak sendiri, seolah dia berkata: "aduh ibu emang udah tua yak, masak lirik lagu segampang itu aja lupa".

Untung saja, sering ada odong-odong parkir di dekat kantor ibu. Lagunya wow! Keren-keren! Mulai lagu-lagu populer sepanjang masa, sampai lagu jadul jaman Bondan Prakoso masih nyanyi kring kring goes goes hihih. Pagi ini salah satu lagu sontreknya adalah Burung Kutilang, hore! Langsung ibu pasang kuping dan EditPlus, dan siap mengetik cepat. Begini hasilnya:

Di pucuk pohon cempaka
Burung kutilang berbunyi
Bersiul-siul sepanjang hari dengan tak jemu-jemu
Mengangguk-angguk sambil bernyanyi
Tri li li..li..li..li..li..li..li..

Sambil berloncat-loncatan paruhnya selalu terbuka
Digeleng-gelengkan kepalanya menentang langit biru
Tandanya suka ia berseru
Tri li li..li..li..li..li..li..li..

Kalau ada yang keliru, mohon koreksinya ya. Dan kepada pak odong-odong: "Kapan-kapan mampir lagi yak!"

Buat Ibunya Aisha

May 20th, 2008 by blabla

DamarportraitIbuku memang ga boong kok Tante… Kalau mingkem gini, aku cakep banget kan? Ghe ghe ghe…

O iya, salam buat Aisha ya… Salam sesama bayi cakep :*

Mirip Siapa?

May 15th, 2008 by blabla

Joey adalah satu-satunya yang bilang klo Damar mirip aku di antara semua orang yang bilang Damar mirip bapaknya.

Kemaren pamer-pamer anak lagi. Nunjukin gambar ini nih ke Joey:
Cibolotot

Trus terjadi percakapan begini lewat YM:

joey: o my good..  so cute
js: thank you uncle
js: miss elphaba siapa joey*
joey: hehe.. tp poto yg trbaru itu.. emang terlihat mirip spt bapaknya?
js: kyaaaaaaaaaaaa
js: satu2nya orang yg pernah bilang klo damar mirip aku akhirnya bilang begitu
js: i thought i could count on you joey…
joey: itu karakter di wicked… orang jahat yg sebenarnya jahat krn lingkungan.. tp hatinya baik.. hehe..
js: oh kirain soal survivor hihihih
joey: hahahaha.. tapi kan.. lucu..
joey: mungkin poto yg nangis aja kayak mbak sri ya.. hehe.. just kidding   
js: iya ya..jangan2 klo sedang mewek aja dia mirip aku
js: klo ketawa mirip bapaknya
joey: huahuahua.. just kidding loe..
joey: ntar kan anak kedua mirip ibunya…   
js: hihih, kata bapaknya: "gpp mirip bapaknya, daripada mirip tetangga"
joey: haha.. kl tetangganya jude law gmn?
js: wew, klo itu mau banget
joey: hahaha..

*abaikan soal miss elphaba, survivor dan wicked soalnya di luar konteks, halah!

Gambar cayangku mewek kayak gini nih:
Ciceuri

Wew, masak yang gituan yang mirip aku???!?

Untunglah abis itu kakeknya, si mr krabs, malah bilang sebaliknya. Dia bilang gini, "bayi memang masih berubah-ubah ya, sekarang aku ngeliat unsur mbak sri di wajahnya. Dulu mas raul banget."

Hmm, yang jelas Damar lebih cakep dari tetangga ibunya ini:
Jlaw3_1

Kata ibu: "o my good..  so cute……."