Howl Pendragon
Wednesday, May 28th, 2008is an Aquarian.
Read this, found this particular part:
Midsummer Day (21st June): Howl is 10,000 days old (139 days after his 27th birthday, which places his birthday on 2nd February) …
Ho ho ho…
is an Aquarian.
Read this, found this particular part:
Midsummer Day (21st June): Howl is 10,000 days old (139 days after his 27th birthday, which places his birthday on 2nd February) …
Ho ho ho…
Sabtu lalu Damar kontrol ke DSA dalam usia 4 bulan 19 hari. BB 6640 gram dan PB 66 cm, kenaikannya 3940 gram / 19 cm sejak lahir.
Damar disuntik DPT dan dikasih yang manis-manisnya vaksin Polio. Dokter dan suster kagum karena Damar enggak nangis sama sekali, "anak kuat yah…" demikian kata bu dokter.
Sejauh ini, Damar masih hobi gulang-guling (terlentang-tengkurap-terlentang-tengkurap sampai mentok benteng bantal/ibu). Sejak dia pintar nungging (mulai umur sekitar 4 bulan), teknik mlumahnya tidak lagi dengan cara membanting kepala dan bahu ke samping, tapi dengan cara membanting pantat ke samping he he. Dengan teknik nungging ini juga, Damar lebih mudah berkelana. Tidurnya mutar-muter ga karuan. Pernah malam-malam ibu bangun, kepala Damar sudah sampai karpet, wew!
Akhir-akhir ini Damar agak susah bobok, biasanya jam setengah 8 udah nyenyak, sekarang setengah 9 baru bobok. Entah kepanasan atau karena gusinya gatel? Tangannya sering digeget-geget. Waktu bapak ngasih Damar teether, dia menggigit-gigit teether-nya dengan lahap sambil matanya bolotot-bolotot. Hi95x lucunya! Sayang batere kamera sedang habis, ibu belum sempat memotret si foto model yang sedang gigit-gigit.
Damar suka dinyanyiin lagu. Lagu apapun sebenarnya, kadang ibunya nyanyi wonder woman ala Mulan Jameela. Pernah juga ibu nyanyiin lagu "berdiri bulu romaku…" tapi pake kata kabocha di seluruh lagunya, he he, ga tau kena angin dari mana ibu nyanyiin lagu sejadul itu. Tentang kabocha, ibu sedang survey MPASI dan nemu lah kata kabocha itu yang ternyata bahasia Indonesianya labu kuning. Ah, versi bahasa Indonesianya kurang mengundang imajinasi. Ibu suka kata kabocha, kesannya bocah kecil yang lucuuu dan bermata sipit dari Jepang. Jadi ibu suka bilang kabocha… kabocha… sambil tepuk tangan ngagetin menghibur Damar.
Tapi paling sering mah… tetep nyanyiin lagu anak-anak. Masalahnya nih… karena long term memory ibu jelek… ibu sering mati gaya, lupa lirik di tengah lagu. Salah satu yang suka kebalik-balik liriknya adalah lagu Burung Kutilang. Damar mah ga peduli kayaknya mau liriknya kayak apa, tapi matanya nu bolotot (kata kang agus) membuat ibu jadi gelisah, serasa dihakimi oleh anak sendiri, seolah dia berkata: "aduh ibu emang udah tua yak, masak lirik lagu segampang itu aja lupa".
Untung saja, sering ada odong-odong parkir di dekat kantor ibu. Lagunya wow! Keren-keren! Mulai lagu-lagu populer sepanjang masa, sampai lagu jadul jaman Bondan Prakoso masih nyanyi kring kring goes goes hihih. Pagi ini salah satu lagu sontreknya adalah Burung Kutilang, hore! Langsung ibu pasang kuping dan EditPlus, dan siap mengetik cepat. Begini hasilnya:
Di pucuk pohon cempaka
Burung kutilang berbunyi
Bersiul-siul sepanjang hari dengan tak jemu-jemu
Mengangguk-angguk sambil bernyanyi
Tri li li..li..li..li..li..li..li..Sambil berloncat-loncatan paruhnya selalu terbuka
Digeleng-gelengkan kepalanya menentang langit biru
Tandanya suka ia berseru
Tri li li..li..li..li..li..li..li..
Kalau ada yang keliru, mohon koreksinya ya. Dan kepada pak odong-odong: "Kapan-kapan mampir lagi yak!"
Ibuku memang ga boong kok Tante… Kalau mingkem gini, aku cakep banget kan? Ghe ghe ghe…
O iya, salam buat Aisha ya… Salam sesama bayi cakep :*
Joey adalah satu-satunya yang bilang klo Damar mirip aku di antara semua orang yang bilang Damar mirip bapaknya.
Kemaren pamer-pamer anak lagi. Nunjukin gambar ini nih ke Joey:
Trus terjadi percakapan begini lewat YM:
joey: o my good.. so cute
js: thank you uncle
js: miss elphaba siapa joey*
joey: hehe.. tp poto yg trbaru itu.. emang terlihat mirip spt bapaknya?
js: kyaaaaaaaaaaaa
js: satu2nya orang yg pernah bilang klo damar mirip aku akhirnya bilang begitu
js: i thought i could count on you joey…
joey: itu karakter di wicked… orang jahat yg sebenarnya jahat krn lingkungan.. tp hatinya baik.. hehe..
js: oh kirain soal survivor hihihih
joey: hahahaha.. tapi kan.. lucu..
joey: mungkin poto yg nangis aja kayak mbak sri ya.. hehe.. just kidding
js: iya ya..jangan2 klo sedang mewek aja dia mirip aku
js: klo ketawa mirip bapaknya
joey: huahuahua.. just kidding loe..
joey: ntar kan anak kedua mirip ibunya…
js: hihih, kata bapaknya: "gpp mirip bapaknya, daripada mirip tetangga"
joey: haha.. kl tetangganya jude law gmn?
js: wew, klo itu mau banget
joey: hahaha..
*abaikan soal miss elphaba, survivor dan wicked soalnya di luar konteks, halah!
Gambar cayangku mewek kayak gini nih:
Wew, masak yang gituan yang mirip aku???!?
Untunglah abis itu kakeknya, si mr krabs, malah bilang sebaliknya. Dia bilang gini, "bayi memang masih berubah-ubah ya, sekarang aku ngeliat unsur mbak sri di wajahnya. Dulu mas raul banget."
Hmm, yang jelas Damar lebih cakep dari tetangga ibunya ini:
Kata ibu: "o my good.. so cute……."
Pulang dari kantor kemaren, kulihat Damar sedang dipangku mbak pengasuh di teras rumah. Matanya merem-melek tapi mulutnya sibuk, kenyot… kenyot… kenyot… Tampak konsen sekali ngenyotnya+ngantuknya. Padahal mbak sedang "jagongan", ngerumpi sama mbah kost. Melihatku, mbak langsung laporan, "Bu.. mimike nambah malih setunggal botol." Dueng!
Dulu waktu awal-awal minum ASIP, Damar habis 5 botol per harinya. Kira-kira tiga minggu setelahnya Damar habis 6 botol per hari. Kemaren 7 botol deh, ga tau hari ini tetap 7 botol atau balik ke 6 botol. Per botol isinya antara 80ml sampai 100ml.
Harusnya ibu seneng ya karena Damar lahap minum susunya tapi tapi… aeng… berarti ga boleh lagi ada acara males-malesan merah susu!
Wew, karena tertekan, sore itu merah susunya cuma dapat 20ml :(( sampai 15 menit pun tetep aja segitu. Entah setres-nya karena harus kejar target banyaknya susu, atau karena merah susunya disambi baca Haruki Murakami - Norwegian Wood, weee kebanyakan orang sakit jiwanya di situ.
Untungnya malemnya pemerahan ASI berjalan lancar kembali. Pagi tadi juga lancar. Semoga ASI tetap berlimpah biar Damar ga kelaperan :’(.
Sebulan yang lalu ibu membeli jam warna-warni merk Shinbe, he he… lebih tepatnya om Shinbe yang ngejual. Jamnya bisa menyala warna-warni, berganti-ganti. Sebulan yang lalu Damar ga terlalu tertarik sama jam itu. Lempeng aja mukanya klo ngeliat jam itu. Tapi kemaren malam, begini ekspresi dia:
Wiken kemarin selain beliin Damar kaos kaki, bapak yang baik juga beliin satu set training cup. Senin malam ibu nyobain ngasih Damar cangkir barunya buat latian megang. Eh, begitu liat cangkir barunya Damar langsung excited.
(Excited = kaki naik turun cepat sesekali disentakkan dengan efek gubrak!!, tangan naik turun juga, sementara kepala bergerak klasik: geleng-geleng sedikit, oh karma!)
Ibu ceritain soal gambar di cangkirnya yang bertulisan "Little Coro", oh kenapa namanya harus Coro??? Ada ibu beruang, dedek beruang yang pintar yang bisa makan sendiri, dan 2 ekor bebek yang minta makan ke ibu beruang. Seekor lagi minta ke dedek beruang.
Lalu ibu taruh cangkirnya di dada Damar. Tangan kiri Damar langsung menyambar dengan sigap hap! Sementara tangan yang kanan ibu pasangin he he, habisan ga mau megang. Eh langsung bagian tutup dotnya ditabrak2in ke wajahnya. Kena hidung kena pipi. Wew, tau aja si gembil ini klo cangkir itu buat mimik. Ibu buka tutup dotnya, dan Damar terus berusaha masuk-masukin dot ke mulutnya (walaupun lebih sering melesetnya).
Takut Damar bakalan sakit hati karena cangkirnya ga ada isinya, ibu cepat-cepat mengambil alih cangkir itu, sambil bilang, "cangkirnya masih kosong, hari Sabtu-Minggu nanti kita berlatih lagi ya, ibu cuci dulu cangkirnya…"

Kaki Damar sering anyep klo sore-sore. Sarung kakinya dah kekecilan semua. Akhirnya bapak membelikan Damar kaos kaki warna kuning bergambar ikan, bintang laut, dan gurita. Ibu yang milih ukurannya, bapak yang milih warnanya. Ternyata Damar sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sekali sama kaos kaki barunya.
O ya, mulai kemaren ada hobi Damar yg baru yaitu duduk-duduk sendiri (bersandar bantal + dijagain bapak atau ibu). Digendong rewel, ditidurin rewel, dipangku diem bentar trus rewel. Wew, dah ga gitu suka gulang guling sendiri. Ya, hobi barunya adalah duduk-duduk dan perosotan. Pertama dia duduk tegak trus ketawa-ketawa trus merosot cepat syoooot, merosot lagi syooot… lagi syooot…. dan lagi sampai tinggal kepalanya doang yang ada di bantal he he.
Klo ga gitu… pertama-tama dia duduk tegak lalu mbungkuk-mbungkuk, trus kaki diangkat-angkat. Ngapain nih si anak gembil, batin ibu. Ternyata dia ngeliatin kaos kaki barunya! Kaki diangkat, mata menatap tak berkedip ke kaos kakinya, mulut tetap ngeces, tes tes tes… hihihih.
Kemaren waktu Damar BAB, dengan sigap kaos kaki langsung ibu lepas (kaos kakinya baru satu, da baru percobaan geh, dia suka ga, ukuran tepat ga). Trus… inget klo Damar suka ngeliatin kaos kakinya, iseng2 ibu sampirkan kedua kaos kakinya di bantal guling yang terletak di samping kepalanya. Nah! Damar menengok dan menatap tak berkedip ke kaos kakinya. Tersenyum-senyum, tertawa-tawa lalu dia meraih kaos kaki itu!! Dan digenggamnya erat-erat. Anak pintar!
Malam-malam, "sarung"/"selimut" Damar lepas, dia tidur pulas cuma bajuan, popokan, dan kaos kakian. Kostum yang aneh hihih, secara kaos kakinya baru dan kuning mencolok sedangkan baju dan popoknya dah cenderung kumel :D, eee lebih tepatnya pudar warnanya.
Hu hu, ibu terharu melihatnya. Cuma hal sekecil kaos kaki bisa membuat dia bahagia hiks hiks. Kaos kaki Damar memang ajaib, ada cinta bapak dan ibu buat Damar di sana.
Umur Damar sekarang 4 bulan, 1 minggu. Sehat-sehat selalu anakku sayang!