Senam Pertama
Rencana udah sejak sebulan lalu mau ikutan senam, wew adaaa aja yg bikin batal. Pertama Bapaknya Suresh baru aja datang jadi malah nongkrong di rumah terus sambil saling bertukar cerita. Minggu kedua Bapaknya Suresh mau pulang, jadi malah cari-cari tiket dan oleh-oleh dan barang-barang yang mau dibawa ke hutan. Minggu ketiga, nelpun untuk registrasi, wew ditolak! Katanya penuh. Jadinya baru hari Sabtu kemarin sukses ikutan senam.
Senam dipandu oleh Ibu Bidan Tri Haryanie. Pertama-tama satu persatu peserta dicek memakai doppler. Aku dapat giliran kedua. Bayinya mbak-mbak sebelumku keras banget denyutnya. La kok giliran Suresh suaranya pelan, wew… ayo Suresh semangat… ternyata posisinya aja yang kurang pas hihi, setelah digeser2 denyut jantungnya Suresh terdengar ga kalah keras kok. "Sehat ya Bu." Alhamdulillah. Ada 2 ibu yang susah banget dicari denyut jantung bayinya. Tapi setelah sedikit diurut-urut, dua-duanya ketemu.
Tiba saatnya senam. Edisi kali ini adalah pilates. Gerakannya ga jauh-jauh dari berbaring, duduk dan merangkak. Giliran ada gerakan berdiri, pada males-malesan tu bangun dari matrasnya he he he.
Gerakan favoritku adalah gerakan terakhir. Relaksasi!!! Yang sama dengan tidur-tiduran he he. Tidur miring ke kiri, pake bantal, mata terpejam, diiringi musik-musik lembut. Karena merem aku jadi ga pede, beneran nih… disuruh tidur? Beberapa kali aku buka mata dan curi-curi mengintip, apa peserta lain juga masih tidur? Ha ha, abisan kerasa lama sekali tidurannya.
Sesi terakhir adalah makan minum sambil tanya jawab.
Sekian… Ibu Suresh dengan penuh tekad menyatakan, seminggu sekali mau ikutan senam!
March 22nd, 2008 at 11:06 am
Nama bidannya bukan ‘Trie Handayani’ ya? huehhehe..