(Terlalu) Sulitkah Memaafkan Orang Tua?

Happy families are all alike; every unhappy family is unhappy in  its own way
Leo Tolstoy - Anna Karenina

Cieh, ceritanya postingan kali ini mau niru gaya Pak Jon Krakauer dalam menulis kisah Chris McCandless di buku Into The Wild. Setiap bab diawali dengan quote dari tokoh-tokoh yang menjadi panutan Pak Chris, dari coretan Pak Chris sendiri, dan juga dari buku-buku pengarang lain yang dibaca oleh Pak Chris. Tolstoy adalah satu dari tiga tokoh panutan Pak Chris.

Belum selesai baca bukunya, tapi aku sudah sampai pada bagian yang menerangkan mengapa Pak Chris tega meninggalkan keluarganya tanpa kabar berita untuk berkelana di pelosok-pelosok Amerika dan menjelajah hutan di Alaska sebagai puncak petualangannya.
Penyebab utama adalah kekecewaan yang mendalam terhadap ayahnya yang kemudian ditudingnya sebagai orang munafik akibat intrik keluarga di masa lalu. Pak Chris merasa ditipu, merasa masa kecilnya seperti sandiwara palsu :(.
Kalau menurutku, sebenarnya Pak Chris menyayangi dan mengagumi ayahnya namun setelah tahu fakta di masa lalu dia menjadi kecewa, ternyata ayah yang dia hormati pernah melakukan kesalahan besar. Parahnya, fakta ini dia ketahui dari orang lain, bukan dari ayahnya sendiri. Parahnya lagi, Pak Chris juga tidak mengatakan hal ini secara terus terang kepada ayahnya. Jadilah… anak yang menutup diri terhadap orang tuanya, dan orang tua yang bertanya-tanya apa yang salah hingga anaknya bersikap demikian.

Ya, orang tua kita adalah manusia juga, yang memiliki kelemahan dan kesalahan. Tapi apakah sesulit itu untuk menerima kelemahan dan kesalahan orang tua? Memang sulit, karena orang tua adalah panutan kita sejak kecil. Rasanya memang sulit untuk menerima bahwa orang yang (harus) kita hormati lebih dari siapapun ternyata tidak sehebat atau sesuci yang kita pikir. Tapi kita ini kan tidak selamanya menjadi anak kecil? Suatu saat menjadi dewasa… dan bukan tak mungkin kelemahan orang tua justru bisa membuat kita lebih menyayangi mereka.

Hhh, serius sekali ya… he he, masih terbawa emosi saat membaca bukunya semalam nih :P. Satu lagi fakta, tapi tidak serius, –> Pak Chris seorang aquarian!!!!!!! Wew, pantesan aneh :P.

2 Responses to “(Terlalu) Sulitkah Memaafkan Orang Tua?”

  1. Credo Says:

    Weew, aku aquarian tapi ga aneh tuh.. (komentar ga penting ‘ngaku-ngaku ga aneh’ itu berarti aneh ga ya? hehehehe)

  2. - sri - Says:

    Umm anehnya Credo adalah… kapan pun di mana pun dalam suasana apa pun selalu BERNYANYI >:)

Leave a Reply