Suamiku, Ponakanku dan Becak

Libur Lebaran kemaren sukses aku lewatkan dengan dominasi dua aktivitas: tidur dan makan. Dengan alasan ibu hamil ga boleh kecapekan, ibu hamil makannya buat dua orang he he he. Padahal mah, emang hawa adem Temanggung aja yang bikin mata pengin merem terus dan perut minta diisi melulu.

Ams yang kalo sedang mudik ke rumahnya di Jogja tidak pernah tidak sibuk (sibuk makan, ngemil, jajan, nunggu tukang rujak) jadi bosan tinggal di Temanggung. Untung ada ponakanku. Heran, mereka berdua sekarang cocok banget. Padahal dulu ponakanku pernah bilang ke aku, "Tante Cik, mbok kamu kalau datang ke sini nggak usah sama Om Raul-mu itu" Ha ha ha, gara-gara dia kesel karena sering diusilin suamiku. Tapi sekarang si Irsyad malah seneng diusilin Om-nya. Jadilah mereka berdua lengket kayak perangko.

Suatu sore, aku dan ams ngajak Irsyad jalan-jalan ke alun-alun. Jajan bakso lalu…. nggenjot becak!! Hore!!

Sany0182Becak adalah obsesi ams selain senter. Konon sejak kecil ams sudah
biasa nggenjot becak punyanya Pak Pareng. Sama mas-nya ams dijuluki
sebagai si betis tukang becak, karena betisnya gede he he. Tak heran
salah satu benda kesayangan ams adalah miniatur becak berbahan baku
bambu. Tapi karena benda itu mengundang debu dan benda itu susah
dibersihkan dan benda itu gampang kegencet benda lain waktu kami
pindahan… atas restu ams jualah aku buang si becak bambu ha ha.

Dan sore itu, tercapai lah cita-cita ams untuk kembali menggenjot
becak. Irsyad juga menikmati sekali aktivitas menggenjot becak sampai
ga mau diajak pulang. He he, cukup dengan 3000 rupiah, Anda bisa
menggenjot becak sampai pingsan! Temukan di alun-alun kota Temanggung.

Update:
Ada satu hal yang membanggakan dari ponakanku. Sebelum jajan bakso dia sempat beli susu dan biskuit, sambil nunggu baksonya dianterin dia makan jajanannya. Selesai makan dia nanya, "ini dibuang di mana?" Kami bertiga tengak-tengok. "Oh itu di sana", kata Irsyad, dia langsung lari ke tempat sampah terdekat dan membuang bungkus susu dan biskuit dengan tertib. Jarang sekali aku nemuin anak kecil, apalagi cowok, yang setertib itu soal sampah….!

Leave a Reply