Archive for October, 2007

I Am Me Again

Thursday, October 25th, 2007

- Setiap malam sudah "bisa" mimpi yang aneh-aneh lagi…hore!!
- Jam bobok kembali normal yaitu 7 jam per hari.
- Sudah betah baca e-book lagi
- Sudah berhasil mematikan tipi. Heee? Tadinya aku saking malasnya bangkit kubiarkan diriku yang malang menonton sinetron Soleha, Candy, Cinderella, Cinta Fitri, Aisyah… tanpa pernah tahu jalan cerita seutuhnya kayak apa ha ha. Hanya karena males mengerjakan yang lain padahal belum bisa bobok!
- Sepertinya kadar Hb-ku sudah normal lagi, makanya aku berhenti minum obat penambah darah dan karenanya berhenti pula mengeluarkan ampas pencernaan yang aneh (yang pernah mengkonsumsi suplemen zat besi pasti tahu he he). Ntar kalau aku lemesan lagi, ngantukan lagi, aku mau minum lagi obat yang masih tersisa.
- Dalam 3 minggu terakhir baru sekali mengalami kram kaki lagi. Tapi yang sekali itu tetap aja sakitttttttttttttttt.

Menjelang akhir trimester kedua ini, aku berharap trimester ketiga pun berjalan dengan lancar dan minim keluhan. Amin95x.

Update, 30 Oktober 2007:

- Kuat maen sudoku lagi!! Semalam kuat maen sudoku dari jam setengah delapan sampai jam setengah sebelas… wew, akibatnya sekarang ngantuk (:|

Kontrol Minggu ke-26 (Bulan ke-6)

Sunday, October 21st, 2007

Baby_suresh_small

Baby Suresh sudah mencapai bobot kurang lebih 1 kilo! Ini dia foto Baby Suresh, request-an dari Bapaknya. Aku dan dokter kesulitan menentukan pose terbaik yang hendak kami ambil sebagai tombo penasaran Papa Suresh. Dan aku tidak bisa tidak menyetujui saran dokter, "Bapaknya diajak saja kesini, lihat langsung, tu kan kalau lihat langsung kan enak. Tu jarinya….." Wew, tiba-tiba Baby Suresh memamerkan kelima jari tangan mmm kanan atau kirinya ya? Entahlah. Mungkin di dalam sana dia melakukan itu sambil berteriak, "Give me five!" Ya ya nak, yang suka gitu kan Bapak. Sabar ya, sebulan lagi Bapak ngusilin kamu lagi. He he, Papa Suresh sudah ga sabar aja mau ngusilin Baby Suresh pake senter. Waktu mudik kemaren, karena jadwal kegiatan yang padat (kegiatan ngabisin waktu di jalan, duh, cape deh), Papa Suresh lupa pada senternya. Bapak juga yang sabar ya, sebulan lagi kita berkumpul kembali!

Suamiku, Ponakanku dan Becak

Thursday, October 18th, 2007

Libur Lebaran kemaren sukses aku lewatkan dengan dominasi dua aktivitas: tidur dan makan. Dengan alasan ibu hamil ga boleh kecapekan, ibu hamil makannya buat dua orang he he he. Padahal mah, emang hawa adem Temanggung aja yang bikin mata pengin merem terus dan perut minta diisi melulu.

Ams yang kalo sedang mudik ke rumahnya di Jogja tidak pernah tidak sibuk (sibuk makan, ngemil, jajan, nunggu tukang rujak) jadi bosan tinggal di Temanggung. Untung ada ponakanku. Heran, mereka berdua sekarang cocok banget. Padahal dulu ponakanku pernah bilang ke aku, "Tante Cik, mbok kamu kalau datang ke sini nggak usah sama Om Raul-mu itu" Ha ha ha, gara-gara dia kesel karena sering diusilin suamiku. Tapi sekarang si Irsyad malah seneng diusilin Om-nya. Jadilah mereka berdua lengket kayak perangko.

Suatu sore, aku dan ams ngajak Irsyad jalan-jalan ke alun-alun. Jajan bakso lalu…. nggenjot becak!! Hore!!

Sany0182Becak adalah obsesi ams selain senter. Konon sejak kecil ams sudah
biasa nggenjot becak punyanya Pak Pareng. Sama mas-nya ams dijuluki
sebagai si betis tukang becak, karena betisnya gede he he. Tak heran
salah satu benda kesayangan ams adalah miniatur becak berbahan baku
bambu. Tapi karena benda itu mengundang debu dan benda itu susah
dibersihkan dan benda itu gampang kegencet benda lain waktu kami
pindahan… atas restu ams jualah aku buang si becak bambu ha ha.

Dan sore itu, tercapai lah cita-cita ams untuk kembali menggenjot
becak. Irsyad juga menikmati sekali aktivitas menggenjot becak sampai
ga mau diajak pulang. He he, cukup dengan 3000 rupiah, Anda bisa
menggenjot becak sampai pingsan! Temukan di alun-alun kota Temanggung.

Update:
Ada satu hal yang membanggakan dari ponakanku. Sebelum jajan bakso dia sempat beli susu dan biskuit, sambil nunggu baksonya dianterin dia makan jajanannya. Selesai makan dia nanya, "ini dibuang di mana?" Kami bertiga tengak-tengok. "Oh itu di sana", kata Irsyad, dia langsung lari ke tempat sampah terdekat dan membuang bungkus susu dan biskuit dengan tertib. Jarang sekali aku nemuin anak kecil, apalagi cowok, yang setertib itu soal sampah….!

I’m Becoming a Boy

Wednesday, October 17th, 2007

Setelah membaca di internet soal rendahnya minat membaca pada anak-anak laki-laki di Amerika, aku jadi agak panik juga nih… teringat minat baca ams lebih rendah daripada aku. Minat baca Joey juga, Agus juga, sapa lagi ya? La kalau minat baca anakku nanti ikut-ikutan rendah piye… hu hu. Padahal buku kan gudang ilmu, jendela dunia :P.

Jadilah aku search-search di internet soal buku yang diminati anak laki-laki. Konon, anak laki-laki lebih suka buku-buku non-fiksi, petualangan, sci-fi, misteri, dan juga yang konyol-konyol. Ini dibenarkan oleh ams, yang ternyata minat bacanya sewaktu anak-anak sangat tinggi, sampai "Oh Mama Oh Papa" di majalah maminya pun dilahap he he. Tapi yang paling disukai ams ya Kho Ping Hoo. Dia juga suka Trio Detektif, dan beranjak besar dia jadi pengidola sejati Sherlock Holmes. Kemarin saja dia beli lagi buku Sherlock Holmes… Dan baru saja dia nelpun dia bilang dia sedang baca buku Sherlock Holmes-nya itu… padahal dia juga beli Trilogi Bartimaeus. Aku juga nyangoni Deathly Hallows buat maksa dia baca English lagi (makasih Fajar :)). Tetep… yang dipilih Sherlock Holmes-nya… he he.

Selain cari tahu buku-buku seperti apa yang disukai anak laki-laki, aku juga search buku-buku yang direkomendasikan untuk anak laki-laki. Trus aku donlot satu per satu (atau bersamaan :P), dan aku baca satu per satu (sayang tidak bisa bersamaan :( ). Padahal aku paling ga suka buku ber-genre science fiction hu hu. Tapi ga pa-pa lah, demi anakku nanti aku rela berpura-pura jadi anak laki-laki, mensurvey(=membaca) buku-buku untuk anak laki-laki, termasuk yang sci-fi juga.

Sejauh ini aku baru baca Time Warp Trio seri pertama (Jon Scieszka), dan sekarang sedang baca Alex Rider seri pertama (Anthony Horowitz). Btw, Pak Jon Scieszka adalah penggagas situs Guys Read. Ayo para cowok, bacalah! Bacalah! Bacalah!
Buku Time Warp Trio kocak, he he pasti ams suka deh. Alex Rider sejauh ini OK, walaupun ga konyol. Sayang aku cek di sana-sini buku-buku itu belum ada versi Bahasa Indonesianya :(. Payah, gimana anak laki-laki diharapkan hobi baca kalau yang ada teenlit dan chicklit doang hu hu, kasian kan… Aku aja kadang eneg sama buku-buku itu walaupun ada juga chicklit yang bagus :|.