Kick Andy: Pak Sri
Akhirnya tercapai sudah salah satu cita-citaku yaitu menonton acara Kick Andy episode Sri Sultan HB X. Setelah tidak lulus uji mengantuk pada Kamis malam… cukup puas lah daku dengan menonton rerun-nya pada Minggu sore.
Dan dengan menonton acara itu, timbullah kekagumanku pada Pak Sri. Jadi pengin menjadi rakyat Jogja nih. Kata ams, "lo kan udah." Kataku, "lah aku aja ga nganggap ams itu rakyat Jogja… Kurang menjiwai tu punya raja si Pak Sri." Ya ya, aku lebih menganggap ams itu orang Jakarta kelahiran Jombang yang besar di Jogja… We he he triple J, keren yak. Sedang aku, meskipun separuh berdarah Jogja, dan bapakku termasuk rakyat yang menghormati rajanya (meskipun tidak nampak tapi aku curiga sekali kalau demikianlah adanya, he he, kok curiga sih…), tetep aja aku lebih merasa sebagai orang Temanggung. Bersuamikan orang Jakarta kelahiran Jombang yang besar di Jogja belum cukup membuatku merasa jadi rakyat Jogja hu hu hu.
Lalu timbul ide gimana kalau baby Suresh dikasih nama yang berbau-bau Pak Sri ya… Sultan Suresh Hiswara… hu hu, atau Sri Suresh Maheswara, wu huu tambah india =)). Geuleuh :(.
Ngeliat Pak Sri Sultan berbicara aku malah jadi teringat Bapak Big Boss di KHI, si Pak Setiawan. Padahal apanya yang sama ya? Aku juga bingung. Cara ngomongnya kali ya… tegas-tegas baik hati he he.
Yang aku sayangkan dari Pak Sri Sultan HB IX maupun X adalah ketidakbersediaan beliau berdua mencatat sejarah tapi aku menghormati prinsip mereka bahwa mereka hanya mengabdi, buat apa dicatat-catat, kalau orang mau mengingat ya terserah, ga diingat-ingat juga tidak apa-apa. Dan aku setuju kata Pak Andy, "kalau nggak diingat kok ya kebangeten…."
Terakhir, meneruskan pesan sponsor dari Gary:
Nonton ya Kick Andy minggu ini!! Andrea Hirata nih….. Yuuuk, wajib ditonton untuk bahan cela-celaan ama Gary :P.
October 2nd, 2007 at 9:21 am
Aku blom pernah nonton Kick Andy.. soalnya enak aja, aku kok di-kick segala.. huehehe
October 2nd, 2007 at 5:57 pm
Wew, maunya diapain? ditonjok aja ya hihihihih