Apa Kabar Baby Suresh?
Baby Suresh mulai kerasa tendangannya pada usia kehamilan 17 minggu, tidak lama setelah kontrol yang terakhir yang membahagiakan Papa dan Mama Suresh. Gimana tidak bahagia melihat Baby Suresh yang lucu banget, dan yang lebih penting lagi yaitu sehat. Suster aja sampai berkomentar, "ih lucu ih lucu" saat ikutan ngeliat monitor USG.
Mama Suresh mulai hilang mualnya pada usia kehamilan 16 minggu, tepat di saat pindah rumah. Aktivitas Mama Suresh sudah normal lagi, bahkan terkadang berat. Namun dengan aktivitas Mama Suresh yang padat, Mama Suresh jadi ga kepikiran kalau sedang hidup sendiri. Terkadang Mama Suresh tersenyum sendiri, saat mendengar Papa Suresh mengeluh kesepian nun jauh di hutan sana.
Tidur Mama Suresh sekarang selalu nyenyak. Jam tidur sudah normal. Dengan ini, masa hibernasi telah berakhir.
Dalam perkembangannya hingga sekarang, Mama Suresh mendapati bahwa Baby Suresh tergolong moody baby. Wew. Tepat seperti pepatah favorit Kakek Krabs yang selalu dipakainya untuk menghina Mama Suresh, "buah tidak jatuh jauh dari pohonnya". Moody baby comes from a moody mommy. Kok bisa si Baby Suresh disebut-sebut moody baby? He he, suatu hari aktivitas Baby Suresh terlalu tinggi, nendangnya ga kira-kira, dari pagi hingga malam sibukkkk terus. Tepat keesokan harinya dia tenang sekali… nendang dalam sehari paling cuma 5 kali. Mama Suresh sampai khawatir. Tapi di hari-hari selanjutnya kok biasa lagi. Mama Suresh lantas teringat bahwa di hari Baby Suresh terlalu aktif itu… Mama Suresh sedang stress gara-gara banyak urusan: persiapan mudik, keran jebol dan air ngalir terus terbuang sia-sia, urusan asuransi kesehatan belum beres, kartu ATM BNI belum diambil, air galonan habis, gas mau habis. Wew…
Papa Suresh penasaran, pengin tau tendangan baby-nya… Makanya waktu pulang kemaren, sampai di rumah dia langsung elus2 perut. He he, namanya juga moody baby, dia mau nendangnya kalau dia lagi pengin aja kali… :P. Diajak ngobrol tetap diem. Sampai Papa Suresh baca dongeng pun, baby tetap anteng. Papa Suresh cuma cemberut.
Akhirnya Papa Suresh merasakan tendangan baby-nya di kereta. Saat Papa tidur di pangkuan Mama. Baby kayaknya ga terima, ditendang lah kepala Papanya. Papa mengira dia kena sikut Mama… setelah tau kalau dia barusan jadi sasaran tendang, Papa langsung tertawa-tawa bahagia.
Syukurlah Papa Suresh bisa merasakan tendangan anaknya sebelum dia berangkat lagi ke tengah hutan.
Bapak, kerja yang semangat yaaaa!!!
September 5th, 2007 at 4:36 pm
Huhu…
so sweet neeh… ceritanya.
hiks T_T jadi pingin aku punya keluarga bahagia seperti ini.
kapan ya??