Keponakanku Liburan di Bandung

Hari Kamis kemarin mbak+mas+dan keponakanku datang ke Bandung. Sayang cuma satu hari, pas hari kerja lagi… jadinya ketemu aku cuma malam dari jam 7 sampai 10. Itu juga diselingi acara badan lemes, dan perut mual :(. Saking ga kuatnya aku berdiri, aku ngajak mbakku+keponakanku duduk2 di tangga Ciwalk yang dekat gerbang. Langsung dimarahin Satpam :P. Akhirnya kami masuk ke Ciwalk–di saat orang-orang pada keluar karena udah jam 9 malam. Trus kami duduk-duduk di depan Score sambil nunggu mas ambil mobil di parkiran. Sebalnya di situ  banyak mas-mas yang ngerokok, hueee, tapi ditahan-tahan deh daripada harus berdiri dan jalan entah kemana lagi.
Keluarga mbakku ke Bandung dan Jakarta dalam rangka liburan sekolah si Irsyad. Ga kerasa udah mau kelas 2 SD dia. Waktu kutanya, "Naek enggak?" Dia menjawab dengan penuh percaya diri, "Aku naek!!" Lalu masih dengan percaya diri dia melanjutkan, "tapi aku masih di bawah rata-rata." Hu hu hu, lucu kan keponakanku. Walau begitu aku tak pernah meragukan kemampuan si Irsyad, aku yakin dia anak yang cerdas. Dulu waktu masih kecil dia kadang ga pede-an, tapi terakhir ketemu kemaren kuliat dia pede banget. Dia juga sangat memperhatikan lingkungan sekitar. Waktu mau makan tiba-tiba dia minta ijin untuk cuci tangan lalu ngeloyor sendiri. Mbakku nanya, "emang di mana wastafelnya?" He he, dari sejak masuk ke rumah makannya Irsyad langsung tau lo di mana wastafelnya, sedang ibunya sampai udah duduk dan mau makan belum tau di mana :P. Klo aku… karena dah sering ke situ jadinya tau.
Tapi dia tetep belum paham konsep uang :P. Waktu disuruh kulakan boneka ninja kecil-kecil yang dia dapat di Tangkuban, dia ga mudeng, "kulakan itu apa tho?" — "kulakan itu beli yang banyak trus dijual lagi" — "buat apa?" he95x. Kayaknya emang darah "tidak mbakat bisnis" dari sisi keluarga kami mengalir di tubuhnya ho ho. Waktu beli kaos juga, dia tidak paham gimana caranya bersikap jual mahal agar daya tawar kita terhadap si penjual lebih tinggi, alih-alih dia membik-membik mau nangis karena saking penginnya kaos bergambar spiderman merah dan hitam.
Satu lagi yang membuatku kagum, dia udah tau kalau satu juta itu 0-nya 6… jaman dulu, waktu aku seumuran dia aku bingung lo kalau ditanya sejuta itu 0-nya berapa he he he, emang ga mbakat kaya kali ya :P.

Leave a Reply