Stupid White Men
Buku yang berisi sindiran-sindiran yang blunt tapi lucu, kecuali bab People’s Prayer yang benar-benar kurang ajar. Banyak hal yang membuatku bilang ‘Ya ampun’ berkali-kali di dalam hati. Misalnya aja cerita soal mobil baru VW Beetle Mr Moore yang sering sekali ga mau dinyalakan. Ternyata kenapa? "Oh, these new Beetles—they don’t start unless you drive them every day." Demikian kata pak manajer pelayanan toko mobilnya. Kok? Begini kata pak manajer selanjutnya, “You see, these VWs are run by a computer system, and if the computer hasn’t read any activity—namely, you turning it on and driving it every day or so—then the computer assumes the battery is dead or something, and just shuts down the whole car…”
Itu baru cerita yang ’sepele’. Cerita seriusnya?
- Seorang supervisor pemilu presiden dilarang ikutan nyoblos karena namanya mirip/tanggal lahirnya sama/nomor social security-nya sama dengan seorang felon (di Florida ex-felon dilarang ikut pemilu)
- Mr W Bush boong soal buku kegemaran masa kecilnya.
- Penghasilan gross seorang pilot Amerika yang baru masuk, setelah dipotong biaya training dan seragam, adalah $9,000…………… per tahun
- Accenture ‘memindahkan’ kantornya ke Bermuda untuk menghindari pajak
- Kantor-kantor memajang African-American sebagai resepsionis untuk menghindari tudingan rasisme
- Pada tahun ajaran 2000/2001, 163 sekolah di NY tidak memiliki kepala sekolah (Joey, mungkin ini kesempatanmu :P)
- Jika pak Moore menyebut US-Congress, maka kita boleh menyisipkan olok-olokan setelah kata itu.
- … dan banyak lagi.
Lama-lama yang terpikir olehku adalah Amerika ternyata mirip-mirip Indonesia…… dalam segi keparahannya. Lalu mengapa harus benci Amerika atau memuja-muja Amerika? Bencilah dan puja-pujilah negeri sendiri…. capek deh.