Suamiku RA-UL

Suamiku orang ngeyelan. Itu kataku. Kalau bahasa halusnya, dia itu pintar bernegosiasi, berargumentasi, berdiplomasi, dan berbasa-basi. Kadang sifatnya yang satu ini bermanfaat. Salah satunya untuk menawar barang di toko atau pasar. Contohnya seperti ini:

Penjual: Mas, 50 ribu itu sudah yang paling murah lo

Ams: Mahal juga nggak apa-apa kok

Penjual: …

Ams: Mahal nggak pa-pa asalkan boleh 30 ribu.

Penjual: *mringis kecut*

Bahkan sering kali saat membeli barang di dept store, toko buku, atau apa pun yang memasang harga PAS dia menanyakan pertanyaan yang hampir-hampir diharamkan seperti "Mbak kalau beli dua dapat diskon kan?" atau "Mbak, harganya sudah nggak bisa kurang lagi nih?" atau "Nggak ada bonusnya Mas?"

Tabiat ngeyelannya ini juga sudah sering membawa keuntungan bagi tempat dia bekerja sekarang. Walaupun terkadang dia sampai disebut sebagai "welut" alias "belut", atau Pak Raul tukang boong, dan terakhir…. yang membuatku tertawa terpingkal-pingkal saat diceritain, hingga aku ga bisa-bisa bobok saking gelinya adalah julukan RAja ULar.

Heheheh95x hwahahaha95x. Benar-benar jenius si Pak Toni, penemu julukan ini. Salut95x.

6 Responses to “Suamiku RA-UL”

  1. MaLiki Says:

    huahahahaha…
    sepertinya suami mba berbakat jadi marketing dan sales KHI. Krn dibutuhkan keahlian ngibul utk mjd marketer handal:))

  2. - sri - Says:

    He95x. Aku dah bilang ke dia klo mungkin dia akan sukses di jalur marketing dan sales tapi dia lebih suka jalan-jalan liat pipa 8-|

  3. Anjak Says:

    mbak, sampeyan bergelar ratu ular ya sekarang?

  4. Handy Says:

    jadi pengen lihat fotonya mas raul sama ularnya nih… hehe(2006-1979)x

  5. Anjak Says:

    ularnya yang mana, Han? ularnya mas Raul gondrong semua… =))

  6. - sri - Says:

    @Handy: ular m raul ga lucu, (2006-1979) lucu
    @Anjak: haiyah, kesenengen. Senenge lo sing gondrong2 :|.

Leave a Reply