Archive for October, 2006

Setelah Sekian Lama

Monday, October 30th, 2006

Mungkin karena moody-ku sedang kumat. Mungkin karena memang pada dasarnya aku ga suka dan tiba-tiba tersadar lagi. Mungkin karena aku sedang tidak nerimo dan tidak sumeleh. Mungkin karena aku jenuh oleh ketidakjelasan. Mungkin cuma karena penasaran. Mungkin karena tulisan kecil yang tampak remeh itu (oh tidak! kadang kupikir ini lah cerminan dari inti permasalahannya)

Yang jelas, setelah sekian lama… Aku buka lagi website itu…

North Country vs Me

Friday, October 13th, 2006

Waktu beli DVD North Country, yang pertama kali membuatku tertarik bukan karena Charlize Theron dapat Oscar di sini, atau karena rekomendasi Joey, atau karena rekomendasi Chocoloco a.k.a Chocochips a.k.a Snailly Gary (apa pun lah asal bukan ChocoOrange!!)… tapi, sekali lagi yang membuat aku tertarik adalah sesuatu yang eye catching di cover-nya… yaitu… helm putihnya :">, thing that I get used to *sigh*

Ugh, kesel banget rasanya waktu nonton film ini, segitunya banget sih para pekerja cowoknya memperlakukan pekerja cewek. Nyebelin!!!!!!!!!!!!

Oh, membuatku bersyukur karena keadaanku jauh lebih baik. Sebenarnya awal-awal sekali aku bekerja di tempat yang  baru sekarang ini, aku agak ragu: "Mampu kah aku bertahan di dunia yang penuh laki-laki?" Nyatanya semua sopan dan baik padaku, >:D<.

Baca-baca wikipedia tentang film ini, ada trivia-nya yang isinya gini nih:

In the scene where Michelle Monaghan is trapped in the portable outhouse which is rocked and tipped over by her male co-workers, the supposed human waste was actually made of Gatorade, Cocoa Puffs, and pumpkin pie fillings.

Jadi, kalau aku harus nonton lagi film ini, pas bagian itu ga usah tutup mata lagi karena jijik :P.

Capote, In Cold Blood vs Bacaan Favorit mr Krabs

Tuesday, October 10th, 2006

Akhirnya… setelah lama direkomendasikan oleh Joey, aku nonton Capote. Seperti kata Joey, film ini tentang kisah Truman Capote saat menuliskan buku In Cold Blood. Baru tau kalau ternyata kisah The Clutters, Perry(ikipei? :P), dan Dick ini kisah nyata yang tadinya mau dijadikan salah satu artikel di New Yorkers. Baru tau juga kalau Pak Capote ternyata….. ugh, ga jadi soalnya bisa jadi spoiler yang kata Joey "bagus lo endingnya".

Sebenarnya bosan nonton film ini… daripada disuruh nonton lagi masih mending kalau disuruh baca lagi bukunya… walaupun ngeri kalau disuruh baca bagian ituuu. Bagian yang kubaca tengah malam, saat ditinggal suami, saat baru saja pindah ke Cilegon, saat masih terlalu peka pada suara-suara… hiiiy… rasa-rasanya ada orang asing yang sedang ada di belakangku, tapi tiap aku tengok ke belakang ternyata tidak ada (ya memang tidak ada :P).

Kenapa oh kenapa, ada orang yang bisa berdarah dingin seperti itu… Ugh, membuatku semakin parno, terutama pada orang asing. Jadi ingat… masa-masa aku mau pindah ke Jakarta. Karena parno, menjelang kepindahanku aku selalu baca poskota online setiap hari :D:D:D. Bukannya menambah waspada tapi malah jadi semakin parno. Jadi ingat lagi, tau aku baca-baca poskota, mr Krabs merekomendasikan klik-galamedia, hi95x. Jadi gimana mr Krabs? Apakah lorong-lorong kota kembang masih malu-maluin?

Oh ya, setelah nonton Capote jadi tahu juga kalau Harper Lee itu cewek… dan ternyata adalah teman sejak kecilnya pak Capote. Dan sedikit spoiler, di ending yang kata Joey bagus itu Bu Harper Lee menyampaikan kata-kata sederhana tapi sangat penting :P.