Pemeriksaan Darah Samar

Sewaktu dikasih tau aturan yang wajib ditaati sebelum mengikuti pemeriksaan darah samar, reaksiku adalah: "HAH?"

Syarat pemeriksaan itu sebenarnya cukup singkat dan jelas: selama tiga hari makanan yang diperbolehkan hanya bubur beras dan kecap, minuman yang diperbolehkan hanya air putih, dan dilarang menggosok gigi.
Tapi ternyata yang dibilang jelas tadi karena terlalu banyak yang bertanya (sepertinya bukan kepada orang yang tepat) akhirnya malah jadi sangat kabur.
Yang namanya bubur beras dalam bayanganku semula ya bubur pake santan, pake garam. Karena ada yang nanyain "apa santan dan garam boleh?", eh jadinya santan dan garam dilarang. Loh padahal kecap yang mengandung lebih banyak bumbu(tidak hanya garam) aja diperbolehkan, ga masuk akal kan?
Trus aturan dilarang menggosok gigi juga aneh. Semula asumsiku terhadap penyebab larangan itu adalah karena kandungan yang terdapat dalam pasta gigi bisa mempengaruhi hasil pemeriksaan. Loh tapi kok gosok-gosok pake jari tangan aja ga boleh?

Tapi ya sudahlah, ikuti saja. Kupikir ga terlalu susah lah. He he he, ternyata perkiraanku SALAH. Sebagai makhluk yang sejak balita sudah diperkenalkan kepada garam, aku tidak rela berpisah dengannya. Saat mencoba makan bubur tawar ditambah kecap manis… loh kok malah pengin muntah ya… huwaaaa. Sampai seharian ini, barangkali aku cuma makan 10 suapan bubur saja. Itu juga dibantu pake air mineral :((.
Karena tidak kuat menahan lapar (perutku sampai bunyi-bunyi he he he) akhirnya aku nanya ke adikku soal kevalidan prasyarat tes itu. Eh ternyata dia malah ikutan terheran-heran dan tidak bisa memberi saran-saran. Mau tak mau bertanyalah aku pada mas google dan mbak wikipedia (keyword: occult blood).

Huuuuu, ternyata ga sebegitunyaaaa. Larangan gosok gigi ternyata untuk menghindari pendarahan pada gusi, soalnya kalau mulut sampai berdarah ntar bisa nyampe di "itu"-nya dan bisa menimbulkan hasil test positif yang salah (false positive). Trus makanan yang dianjurkan adalah yang meat-free. Jadi kalau garam dan bumbu2 yang lain ga masalah. Alasannya sama juga, daging/ikan bisa menimbulkan efek false positive.
Trus kenapa Balai Kesehatannya nyuruhnya makan bubur alasannya mungkin biar tidak terjadi luka karena mencerna makanan yang keras-keras. Jadi sebenarnya kalau doyannya bubur gandum sebenarnya juga boleh.

Hhh, syukurlah berarti aku tidak perlu makan bubur tawar lagi, tidak perlu masak bubur tawar lagi. Beli ajaaaa he he.
Tapi masih tersisa satu kekhawatiran: hasil tesku jangan-jangan positive soalnya gusiku sedang berdarah :((.

2 Responses to “Pemeriksaan Darah Samar”

  1. Credo Says:

    Pemeriksaan darah samar itu buat apa sih Mbak? ;)

  2. - sri - Says:

    Buat mendeteksi adanya kelainan (karena penyakit) pada saluran pencernaan, misalnya untuk deteksi dini kanker usus. Hwa hwa, kok baru dijawab sekarang ya… Maaph.

Leave a Reply